Select Menu

ads2

Slider

Featured Post (Slider)

Rumah - Interior

Recent Comments

Kesehatan

Social Icons

google plus facebook linkedin

Artikel Popular

Portfolio

Motivasi Kerja

Travel

Performance

Cute

My Place

Motivasi Kerja

Racing

Videos

Foto: copyright curbed.com

Vemale.com - Apakah setiap hari Anda membersihkan dapur Anda? Apakah Anda yakin dapur Anda sudah bersih? Hmm, meskipun dapur Anda bebas dari minyak dan kerak yang membandel, ternyata dapur merupakan tempat yang menyenangkan bagi bakteri dan kuman untuk berkembang biak. Parahnya, bakteri dan kuman ini dapat menyebabkan keluarga Anda sakit. Uh! Setidaknya itulah yang diungkapkan oleh Kelly A. Reynolds, seorang ahli mikrobiologi dari University of Arizona's Zuckerman College of Public Health. "Jika Anda tidak segera membasminya, 10 mikrobakteri dapat berkembang menjadi jutaan hanya dalam 24 jam," terangnya.

Jangan khawatir, Ladies. Dilansir dari womansday.com, berikut 7 tempat tinggal favorit bakteri di dapur dan cara membasminya.

Wastafel Dapur

Foto: copyright speedcleaning.com

Ada jutaan patogen (kuman penyebab penyakit) yang menempel di wastafel, saluran air dan karet di sekitar lubang pembuangan. Kuman seperti salmonella hidup dari bahan makanan yang Anda bawa dari luar, misalnya ayam. Kuman-kuman tersebut betah di wastafel Anda setelah Anda mencuci bahan makanan tersebut. Cara mengatasinya: bersihkan segera wastafel sesaat setelah digunakan. Lalu semprot dengan disinfektan pada keran, sisi wastafel, bagian dalam dan bawah wastafel.

Spons Pembersih

Foto: copyright sourcingmap.com

Organisasi kesehatan, NSF Internation baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari 75% spons pembersih piring dan kain lapnya membawa bakteri Coliform penyebab penyakit seperti E. Coli. Anda dapat mengganti kain lap minimal sekali sehari. Cucilah spons dan kain pencuci piring dengan air panas dan keringkan. Atau Anda dapat memasukkan spons dan kain yang telah dicuci dalam microwave. Panas akan membunuh kuman di dalamnya.

Tangan

Foto: copyright sciencefriday.com

Jika Anda baru saja memecahkan telur, memegang perabotan yang kotor atau daging mentah, bisa jadi Anda baru saja mentransfer kuman penyebab penyakit ke benda lainnya. Rencanakan apa yang akan Anda gunakan dalam sesi memasak hari itu. Keluarkan semua benda yang Anda butuhkan, misalnya pisau, talenan sehingga Anda tidak perlu membuka laci lemari dan mengotori permukaannya. Setelah Anda memasak, cuci tangan Anda seluruhnya hingga bawah kuku dengan sabun selama 20 detik lalu bilas di bawah air yang mengalir. Bingung menghitung 20 detik? Nyanyikan saja lagu Happy Birthday selama dua kali, Ladies.

Kulkas, Pegangan Kabinet, Kenop Kompor, Saklar Lampu

Foto: copyright chiconashoestring.com

"Kita sering melupakan daerah-daerah tersebut karena mereka mungkin tidak terlihat kotor," kata Liz Trotter, pemilik America Maid Cleaning. Tetapi benda apapun yang Anda sentuh beberapa kali sehari sangat mungkin terkontaminasi. Dengan rutin, lap tempat-tempat tersebut dengan disinfektan. Jika Anda baru saja menyentuh tempat-tempat tersebut setelah memegang bahan makanan mentah, sesegera mungkin bersihkan dengan disinfektan dan keringkan permukaannya.

Tempat Sampah

Foto: copyright womansdaily.com

Tidak peduli betapa berhati-hatinya Anda terhadap benda ini, partikel makanan, daging dan sampah lainnya menjadi rumah yang menyenangkan bagi kuman dan bakteri. Hal ini lah yang menyebabkan bau tak sedap muncul. Menyentuh tutupnya kemudian menyentuh permukaan lain dapat menyebabkan kuman berpindah. Sekali seminggu, semprotkan disinfektan, biarkan sejenak. Bilas, kemudian angin-anginkan.

Microwave

Foto: copyright comparison.co.au

Jika Anda berpikir panas akan membunuh kuman, memang benar. Tetapi walaupun dapat mengeluarkan panas, microwave bukanlah benda yang bebas kuman. Bakteri tangguh akan tetap betah di dalamnya saat Anda selesai memanaskan makanan -- yang mungkin kuahnya terciprat tak sengaja ke sisi dalam microwave. Lap dengan disinfektan di bagian dalam dan luar seminggu sekali. Tutup makanan yang akan Anda panaskan dengan bahan anti-panas untuk mencegah cipratan dan pertumbuhan mikroba pada makanan.(vem/wnd)

Sumber: Vemale
Foto: copyright shutterstock.com

Vemale.com - Bibir yang kering dan pecah-pecah, selain menyakitkan, juga mengganggu penampilan. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor serta bisa menjadi indikasi bahwa Anda mengidap penyakit tertentu. Jika Anda mengalaminya, coba tips-tips berikut untuk meringankannya.

Mengenali gejalanya

Gejala dari bibir yang kering dan pecah-pecah atau tidak sehat sebenarnya cukup mudah. Beberapa tandanya adalah bibir terasa sakit saat tersenyum atau saat menjilat atau membasahi bibir. Tanda lainnya adalah bibir Anda mengelupas dan berdarah.

Mengetahui penyebabnya

Ada banyak sekali penyebab dari bibir pecah-pecah ini. Beberapa di antaranya meliputi perubahan cuaca, terkena sinar matahari, dehidrasi, kekurangan vitamin dan masih banyak lagi. Reaksi alergi, gangguan kulit serta makanan yang pedas juga menjadi penyebabnya lho, Ladies.

Kenali lebih dalam

Jika Anda memiliki ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, ada baiknya jika Anda memeriksakan diri ke dokter karena hal tersebut bisa menjadi pertanda dari penyakit yang cukup berbahaya seperti diabetes dan PMS atau penyakit menular seksual.

Beberapa hal di atas adalah cara mengenali gejala bibir yang pecah-pecah. Lalu bagaimana untuk menanggulanginya?

Minum banyak air putih

Minum air putih sebanyak 8-10 perhari selalu menjadi salah satu solusi dalam menyelesaikan masalah kesehatan. Jika tubuh Anda mengalami dehidrasi, hal itu akan sangat nampak dari bibir Anda yang menjadi kering dan pecah-pecah.

Aplikasikan pelembab

Pelembab di sini bisa berupa lipstick, lip balm, lidah buaya, Vitamin E atau pelembab bibir itu sendiri. Selain itu cara lainnya bisa dengan mengaplikasikan parutan timun di bibir Anda setiap hari selama 10 menit. Almond, minyak zaitun, minyak kelapa dan segala macam minyak bisa dimanfaatkan untuk hal ini.

Mengatur pola makan

Untuk menjaga bibir agar tidak kering dan pecah-pecah, Anda juga mengatur pola makan yang sehat. Sebagai penunjang, Anda bisa mengonsumsi suplemen kesehatan atau vitamin.

Memilih pasta gigi

Beberapa orang memiliki alergi terhadap pasta gigi yang berflouride. Hal yang timbul biasanya termasuk bibir kering ini dan juga irirtasi.

Dengan langkah di atas, kini Anda siap untuk tampil percaya diri dengan bibir yang sehat dan indah. Selamat mencoba!(vem/rsk)

Sumber: Vemale
Foto: copyright medclient.com

Vemale.com - Kesehatan merupakan harta paling berharga dalam kehidupan kita. Selayaknya kita menjaga dan memperhatikan gejala-gejala yang ditampakkan oleh tubuh kita. Salah satunya adalah gejala dari penyakit paru-paru.

Kondisi paru-paru yang lemah dapat menjadi indikasi COPD atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Entah apakah anda seorang perokok, mantan perokok atau pun yang merasa sehat-sehat saja, perhatikan sinyal-sinyal masalah paru-paru Anda. Dilansir dari caring.com, berikut 7 tanda paru-paru Anda mengalami masalah serius.

Nafas Pendek


Foto: copyright huffingtonpost.com

Byron Thomashow, seorang profesor dari Columbia University Medical Center mengatakan, "Banyak orang mengalami nafas yang pendek. Kebanyakan mereka hanya berpikir bahwa 'aku sudah tua' atau 'sepertinya bentuk tubuhku yang berubah'. Mereka tidak melakukan apapun untuk mencari tahu penyebabnya". Menurut Byron, bahkan jika Anda terengah-engah ketika menuju ke kamar mandi, Anda patut waspada.

Frekuensi Batuk

Foto: copyright dailyrecords.co.uk

Setiap orang akan mengalami batuk sesekali, tetapi jika Anda merasa Anda terlalu sering batuk dalam sehari dan menjadi kronis, inilah saatnya Anda menemui dokter. COPD dapat mengakibatkan peradangan pada tabung bronkial dan kantung-kantung kecil yang disebut alveoli. Hal ini mengakibatkan kurang fleksibel dan elastisnya tabung bronkial dan alveoli yang melapisi paru-paru. Jika hal ini terjadi, dinding saluran udara akan menebal dan memproduksi lebih banyak lendir dari biasanya. Akibatnya paru-paru Anda akan tersumbat.

Sakit Kepala di Pagi Hari

Foto: copyright bloodpressuresolution.com

Salah satu gejala COPD adalah bangun tidur di malam hari dengan kepala yang berdenyut-denyut. Norman Edelman, kepala media American Lung Association mengatakan hal ini dikarenakan Anda tidak cukup bernafas di malam hari dan karbondioksida muncul saat Anda sedang tidur. Penumpukan karbon dioksida menyebabkan pembuluh darah di otak membesar, mengakibatkan sakit kepala. Wah, hati-hati, Ladies.

Pembengkakan

Foto: copyright entirepodiatry.com.au

Seiring dengan perkembangan penyakit COPD, hal ini sering dikaitkan dengan penyakit gagal jantung. Sistem peredaran darah tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan untuk kesehatan Anda. Hal ini menyebabkan penumpukan cairan, yang paling mudah dikenali dengan kaki dan pergelangan kaki yang bengkak. "Seiring dengan kondisi paru-paru yang memburuk, kemampuan jantung untuk memompa akan semakin melemah," ujar Norman Edelman dari American Lung Association.

Masalah Tidur

Foto: copyright valleysleepcenter.com

Apakah Anda menumpuk bantal untuk menaikkan dada dan kepala agar lebih mudah untuk bernafas saat tidur? Atau apakah Anda tidur di kursi karena lebih mudah bernafas pada posisi duduk? Ada juga kemungkinan Anda tidur telentang tetapi bangun merasa tidak sehat bahkan pusing. Bagi pengidap COPD, tidur merupakan hal yang sulit karena mereka akan batuk sepanjang malam, tiba-tiba terbangun atau tidur nyenyaknya terganggu.

Tes Barrel Chest

Foto: copyright philosophyinaction.com

Salah satu tes yang digunakan oleh dokter adalah tes Barrel Chest. Tes ini dilakukan dengan cara mengangkat tangan di atas kepala sembari bernafas. Hal ini dilakukan untuk mencari perubahan postur dan bentuk tubuh tertentu yang cenderung berkembang sebagai gejala sekunder COPD.

Sebagai akibat dari peradangan kronis, paru-paru membesar dan mendorong diafragma ke bawah, membuat diafragma sulit berkontraksi secara efisien. Ketika ini terjadi, pengidap COPD tidak sadar berusaha memperbaiki kondisinya dengan bersandar ke depan saat duduk dengan tangan di atas lutut atau di depan mereka. Postur ini menstabilkan dada bagian atas dan bahu, sehingga lebih mudah untuk menggunakan otot-otot pernapasan.

Warna Biru Pada Kuku

Foto: copyright dermquest.com

Seiring waktu, jika darah Anda tidak mengedarkan cukup oksigen ke seluruh tubuh Anda, bibir dan kuku dapat menjadi kebiru-biruan. Kadang-kadang warna tersebut, atau yang lebih sering disebut cyanosis, muncul di bagian bantalan kuku. Darah yang kaya oksigen berwarna merah cerah, sementara yang kurang oksigen berubah gelap dan berwarna kebiruan. Hal ini terjadi jika kadar oksigen dalam darah drop di bawah 90 persen.

(vem/wnd)

Sumber: Vemale
Foto: copyright ThinkStockPhotos.com

Vemale.com - Tahukah Anda bahwa feses yang dikeluarkan saat buang air besar dapat mendeteksi penyakit dan menjadi tolok ukur kesehatan Anda?

Sejak bertahun-tahun lalu, para peneliti mengembangkan penelitian atas feses manusia. Ditemukan bahwa ketika manusia sakit, maka akan ada perubahan pada fesesnya, baik itu berupa warna, bentuk, tekstur maupun aroma.

Feses sendiri berhubungan dengan pencernaan di mana di sana banyak bakteri berkumpul. Ada bakteri yang baik dan ada pula yang jahat. Yang baik akan membantu menguraikan makanan, sedangkan yang jahat akan membuat Anda jadi jatuh sakit.

Apabila Anda penasaran ingin mengetahui kondisi tubuh Anda, maka mulai hari ini coba perhatikan bentuk, warna, serta aroma feses Anda. Feses yang menunjukkan bahwa Anda itu sehat adalah yang memiliki ciri-ciri berikut ini:

Dari sisi warna

Warna feses menunjukkan apa yang Anda makan. Warna feses yang sehat beragam, mulai dari kuning, kecokelatan hingga kuning cerah atau sedikit kehijauan namun cerah.

Warna feses yang menunjukkan tubuh Anda tidak sehat adalah ketika warnanya:

a. hitam: berarti Anda mengalami pendarahan di dalam pencernaan
b. hijau tua: tubuh kekurangan zat besi serta membutuhkan obat
c. merah cerah: ada pendarahan di sistem pencernaan bagian bawah
d. putih: dugaan kanker pankreas atau hepatitis

Dilihat dari bentuknya

Bentuk fesespun juga beragam, tetapi biasanya feses yang sehat adalah yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Feses ini mudah dikeluarkan serta tidak meninggalkan rasa sakit.

Dan apabila pada feses Anda terdapat lendir yang seperti minyak, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter karena hal ini menunjukkan tubuh tidak menyerap lemak dengan baik, yang juga merupakan indikasi dari sakit pankreas.

Dilihat dari aromanya

Tentu saja semua feses tidak ada yang aromanya enak. Tetapi pada umumnya bisa diperhatikan bahwa feses yang aromanya sangat busuk berarti ia mengandung bakteri atau parasit. Apalagi jika disertai darah atau perubahan warna feses yang kehitaman, hal ini menunjukkan sedang ada infeksi di dalam pencernaan Anda.

Konstipasi

Konstipasi itu macam-macam penyebabnya, utamanya disebabkan karena kurang serat, kurang berolahraga, mengonsumsi obat-obatan tertentu, dan kurang minum.

Apabila semua hal di atas sudah Anda lakukan dan ternyata Anda masih juga susah buang air besar, maka ada permasalahan di dalam pencernaan yang segera harus Anda periksakan.

Diare

Diare kerap terjadi saat tubuh kekurangan cairan dan cairan hilang lebih cepat dari yang waktu pada umumnya. Diare ini juga menunjukkan adanya aktivitas racun yang disebabkan oleh bakteri serta virus.

Apabila diare terjadi lebih dari sekali dalam sehari maka ini adalah problem serius di mana Anda harus segera berobat. Apalagi jika diare disertai muntah dan rasa sakit berlebihan lebih dari 2 hari lamanya.

Sumber: Vemale
Foto: copyright 123RF.com

Vemale.com - Membersihkan usus dari aneka racun dapat mencegah kanker usus. Terlebih lagi dapat membantu memperlancar BAB sehingga pencernaan menjadi lebih sehat dan Anda terbebas dari keluhan berat badan yang selalu naik dan naik.

Membersihkan usus juga berpengaruh besar terhadap kebersihan dan kesehatan kulit. Dengan membuang racun-racun di dalam usus, maka problem kulit seperti jerawat atau alergi bisa diatasi dengan lebih mudah.

Bagaimana cara membersihkan usus?

Dilansir dari Boldsky, usus dapat dibersihkan dengan cara memilih konsumsi makanan tertentu. Umumnya kemampuan membersihkan usus ini ada pada kandungan buah-buahan dan sayuran seperti berikut ini:

Alpukat

Alpukat kaya kandungan lemak omega-3 yang dapat membantu membersihkan usus serta mencegah problem pencernaan. Lemak omega-3 berfungsi sebagai lubrikan yang dapat membuat dinding-dinding usus jadi lebih lembab dan halus. Ia akan menyingkirkan aneka makanan yang mengendap serta racun yang menempel pada usus dan membuangnya keluar.

Apel

Salah satu buah yang dapat membersihkan usus dan membuat usus jadi lebih sehat adalah apel. Apel mengandung zat kimia bernama pectin yang ampuh membersihkan usus dengan maksimal dan aman.

Raspberries

Salah satu buah berry-berryan yang sehat dan kaya serat adalah raspberry. Baik untuk membersihkan usus serta liver serta membuat kulit menjadi lebih cerah dan bersinar.

Strawberry

Seperti kebanyakan buah berry, strawberry juga punya banyak serat dan aneka vitamin yang fungsinya untuk membersihkan usus serta mengeluarkan racun dari usus secara alami.

Blueberry

Anda memang tidak mudah menemukannya di pasar tradisional, namun buah berry yang satu ini bisa ditemukan di beberapa toko buah impor. Blueberry mampu membersihkan usus serta mencegah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan infeksi di saluran kencing.

Lemon

Lemon adalah jenis jeruk yang memiliki ciri-ciri berbadan lonjong. Kaya akan vitamin C dan mencegah racun yang menempel di pencernaan dan usus.

Aneka buah-buahan di atas bisa Anda manfaatkan dan konsumsi setiap hari untuk membersihkan usus dengan cara aman dan alami.

Sumber: Vemale
Oleh Putro Agus Harnowo - detikHealth

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Panjang umur dan selalu bahagia adalah impian semua manusia. Sayangnya, upaya untuk mencapai impian itu harus dimulai sejak dini. Sebuah penelitian menemukan bahwa modal bahagia di usia tua itu bukan melulu harus kesehatan fisik, tetapi kesehatan jiwa juga.

Saat orang bertambah tua, berkurangnya kemampuan fisik dan mental telah diketahui menjadi pemicu kesedihan dan stres. Namun proses penuaan itu sendiri ternyata berkaitan dengan kebahagiaan bagi bagi banyak orang.

Peneliti dari San Diego School of Medicine menemukan bahwa kebanyakan orang semakin meningkat kebahagiaannya saat berusia tua. Penelitian ini melibatkan lebih dari 1.006 orang dewasa di San Diego yang berusia antara 50-99 tahun.

Semua peserta disurvei lewat telepon. Para peneliti menanyai bagaimanakah para peserta menilai keterlibatan sosial dan kesehatannya secara keseluruhan berkiatan dengan kondisi fisiknya.

"Kadang-kadang pengaruhnya paling relevan akibat perspektif subyek itu sendiri. Meskipun usia tua sangat erat hubungannya dengan penurunan fungsi fisik dan kognitif, hal ini juga berkaitan dengan fungsi mental yang lebih baik," kata Colin Depp, PhD, profesor psikiatri di San Diego School of Medicine seperti dilansir Medical Daily, Minggu (9/12/2012).

Hasil penelitian menemukan resiliensi dan depresi lebih mempengaruhi kesejahteraan di usia tua ketimbang kesehatan fisik. Para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki optimisme lebih besar kemungkinannya merasa sejahtera dan sehat.

Optimisme dikaitkan dengan kesuksesan dalam kehidupan. Para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki kondisi kesehatan fisik yang buruk tetapi memiliki tingkat optimisme ternyata lebih sejahtera dibandingkan orang lain pada umumnya.

"Bahkan di tengah-tengah penurunan fungsi fisik atau kognitif, individu dalam penelitian yang merasa optimis merasa lebih sejahtera seiring dengan bertambahnya umur," kata Jeste.

Survei lain yang dilakukan di tahun 2009 menemukan bahwa orang yang berusia di atas 65 tahun mengaku punya lebih banyak waktu untuk keluarga dan hobinya. Orang-orang ini juga lebih aman secara finansial tanpa harus bekerja. Sekitar 60 persen peserta ditemukan lebih jarang mengalami stres. (pah/vta)

Oleh Rahma Lillahi Sativa - detikHealth

Foto: University of Queensland

Jakarta, Pekerja kantoran disebut-sebut memiliki kondisi kesehatan yang buruk karena harus duduk selama berjam-jam dan tidak banyak bergerak. Padahal duduk berlama-lama dapat menyebabkan gangguan tulang, nyeri otot hingga kanker.

Kondisi ini mengilham tim peneliti dari Australia untuk membuat sebuah 'bantalan kursi' (sitting pad) yang dapat mengeluarkan suara alarm yang sangat keras jika pekerja yang duduk di atasnya tidak bergerak dalam kurun waktu yang lama.

Menurut peneliti, alat ini diklaim dapat mencegah gangguan kesehatan serius akibat duduk terlalu lama. "Duduk lama seharian seringkali dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang buruk, termasuk mengurangi angka harapan hidup, bahkan bagi orang-orang yang dianggap aktif secara fisik," ungkap ketua tim peneliti, Gemma Ryde yang juga seorang mahasiswa program Ph.D.

Uniknya, pekerja yang mencoba mengelabui sistem ini dengan berdiri sebentar sebelum duduk lagi justru akan kembali menghidupkan alarm tersebut.

"Studi kami telah menunjukkan bahwa bantalan kursi ini adalah alat pengukur yang sangat akurat. Alat ini dapat mengukur seberapa banyak waktu duduk dan waktu yang digunakan pekerja untuk berdiri dari mejanya secara obyektif," terangnya seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (7/12/2012).

Bantalan ini akan mengukur waktu yang pekerja habiskan untuk duduk di mejanya menggunakan sensor tekanan medis dan mikrokontroler yang dirancang khusus untuk merekam waktu duduk dan waktu berdiri pekerja secara rinci.

Selain itu, ada mekanisme feedback yang dipasangkan ke dalam bantalan yang terhubung dengan sensor. Mekanisme inilah yang dapat mengatur munculnya suara alarm jika seorang pekerja telah duduk selama waktu tertentu. Bahkan alat ini juga dilengkapi dengan konektivitas Bluetooth.

Sesuai harapan peneliti, setelah diujicobakan, alat ini terbukti dapat mengurangi jam duduk pekerja hingga lebih dari dua-pertiganya.

"Penting untuk mengukur dan memahami perilaku pekerja secara akurat agar kita bisa memperkenalkan metode intervensi yang efektif pada lingkungan kerja demi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif," pungkasnya. (vit/vit)

Oleh Merry Wahyuningsih - detikHealth

(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Lemak jahat merupakan biang keladi penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti jantung, stroke dan pembuluh darah lainnya. Lemak berlebih di dalam tubuh biasanya berasal dari makanan, tapi makanan tertentu juga dapat membantu melawan lemak. Apa saja?

Lemak merupakan molekul-molekul alam yang tak dapat larut dalam air. Hal inilah yang menyebabkan jika orang terlalu banyak makan lemak akan menjadi gemuk.

Berikut beberapa makanan yang bisa membantu melawan lemak jahat, seperti dilansir Lifemojo, Kamis (6/12/2012):

1. Almond

Menurut studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity, orang yang makan 85 gram (sekitar 3 ons) almond setiap hari, dapat mengurangi berat badan dan indeks massa tubuh (BMI) 18 persen dibandingkan dengan pengurangan 11 persen pada pelaku diet non-almond.

Kacang ini tinggi alpha-linolenic acid (ALA), yang dapat mempercepat metabolisme lemak. Juga, almond tinggi serat, protein dan jenis lemak baik yang memenuhi selera Anda, sehingga menghidari mengemil atau makan berlebih. Makan segenggam almond (tidak lebih dari 12) sehari-hari untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Buah yang mengandung vitamin C

Menurut penelitian yang dilakukan di Arizona State University, orang yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah yang memadai yang terdapat pada buah-buahan segar seperti jeruk, stroberi, raspberry, dapat mengoksidasi 30 persen lebih lemak saat melakukan latihan normal.

Para peneliti menemukan bahwa vitamin C dalam aliran darah berkorespondensi langsung dengan kemampuan tubuh untuk membakar lemak sebagai sumber energi. Ini digunakan dalam tubuh untuk membuat karnitin, yaitu suatu zat yang membantu sel-sel membakar lemak untuk energi. Ketika vitamin C yang kurang, karnitin tidak bisa melakukan tugasnya.

3. Ikan

Ikan tidak hanya membuat jantung Anda sehat, tetapi juga mengecilkan pinggang. Asam lemak omega-3 meningkatkan sensitivitas insulin yang membantu membangun otot dan mengurangi lemak perut. Lebih banyak otot ebih baik untuk kapasitas pembakaran lemak tubuh seseorang.

4. Kedelai

Kedelai mengandung lesitin yang membantu sel-sel agar tidak menumpuk lemak. Ini juga akan memecah simpanan lemak dalam tubuh. Lesitin kedelai juga menurunkan kolesterol dan trigliserid, serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).

5. Tomat

Tomat mengandung oligofructose, yaitu serat yang membantu mempertahankan efek cholecystokinin (CCK) di perut. CCK adalah hormon yang dikeluarkan oleh usus kecil dalam menanggapi adanya lemak dan membantu meningkatkan perasaan kenyang dengan mengencangkan katup antara perut dan usus. Hal ini membuat Anda untuk makan tidak terlalu banyak.

Tomat juga dikemas dengan vitamin C yang membantu dalam produksi karnitin. Penelitian telah menunjukkan bahwa karnitin dapat membantu mempercepat kemampuan tubuh membakar lemak hingga sepertiga. (mer/vit)

Oleh Linda Mayasari - detikHealth

ilustrasi - m.medicastore.com

Jakarta, Gangguan pendengaran dapat disebabkan oleh bertambahnya usia atau pengaruh lingkungan yang bising. Mengingat indra pendengaran sangatlah penting, jagalah kesehatan dan ketajaman pendengaran Anda.

Berikut 8 cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri dari gangguan pendengaran, seperti dilansir readersdigest, Rabu (5/12/2012), antara lain:

1. Berolahraga di tempat yang hening

Melakukan olahraga di keheningan tidak hanya dapat membantu Anda lebih fokus pada suara, namun para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang sehat secara fisik cenderung memiliki pendengaran yang lebih baik.

Alasannya adalah latihan fisik membawa lebih banyak oksigen ke dalam sistem metabolisme tubuh seseorang dan meningkatkan aliran darah ke telinga.

2. Memenuhi kebutuhan magnesium

Studi menemukan rendahnya tingkat magnesium mungkin bisa membuat seseorang lebih rentan terhadap kebisingan yang menyebabkan gangguan pendengaran, oleh karena itu konsumsi lebih banyak makanan yang mengandung magnesium seperti sayuran.

3. Batasi konsumsi kafein dan natrium

Kafein tampaknya mengganggu aliran darah ke telinga, sedangkan natrium pada garam dapat menyebabkan retensi cairan, yang dapat menyebabkan pembengkakan pada organ fungsional di telinga.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi lebih mungkin mengalami gangguan pendengaran dibandingkan dengan orang tekanan normal. Tingkat natrium yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

4. Hindari asap rokok

Asap rokok tidak hanya buruk untuk paru-paru tetapi juga organ pendengaran Anda. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menemukan bahwa semakin banyak eksposur terhadap asap rokok, semakin besar kemungkinan seseorang mengalami gangguan pendengaran yang terkait usia.

5. Kenakan earplug

Studi menemukan bahwa peningkatan kasus gangguan pendengaran pada orang yang bekerja di ruangan bising dapat dikurangi dengan cara melindungi telinga menggunakan earplug.

6. Menjaga kesehatan mulut dan gigi

Sikat gigi setidaknya dua kali sehari karena untuk beberapa alasan, ada hubungan antara jumlah gigi yang telah hilang dan gangguna pada pendengara. Para peneliti menemukan bahwa gigi yang masih utuh di usia tua dapat mempromosikan pendengaran yang lebih baik.

7. Penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D

Kalsium dan vitamin D sangat penting untuk menjaga tulang di telinga Anda, terutama koklea yang sehat. Satu studi dari 70 wanita sehat menemukan bahwa orang yang mengalami gangguan pendengaran memiliki kepadatan tulang belakang jauh lebih rendah dan kekurangan asupan kalsium daripada wanita dengan pendengaran normal.

8. Makan makanan yang mengandung vitamin A

Vitamin A tidak hanya baik untuk mata, tetapi juga dapat menjaga kesehatan pendengaran. Menurut studi pada hewan,nutrisi vitamin A yang terlalu sedikit dapat meningkatkan sensitivitas telinga bagian dalam terhadap kebisingan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko gangguan pendengaran. (nvt/nvt)

Oleh Linda Mayasari - detikHealth

ilustrasi - gadgetan.com

Jakarta, Baik itu soal pekerjaan maupun hanya kebutuhan gaya-gayaan semata, kini banyak orang yang bergantung pada teknologi layar atau gadget. Kebanyakan orang akan berjibaku di depan layar komputer, komputer tablet atau smartphone selama berjam-jam, yang tanpa sadar hal ini dapat merusak penglihatannya.

Sebuah penelitian terbaru di Australia menyatakan bahwa hampir 60 persen warga Australia menghabiskan waktu sampai 8 jam sehari melihat layar komputer. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan pada mata dan meningkatkan kasus gangguan penglihatan seperti mata minus.

Jika Anda menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, redupkan pencahayaan layar komputer untuk membantu meminimalkan kelelahan mata. Para ahli telah menyarankan untuk menggunakan pencahayaan layar yang lebih redup dan tidak menempatkan komputer di dekat jendela agar tidak terlalu silau.

Sebuah studi dari SUNY State College of Optometry di New York menemukan bahwa para pengguna smartphone biasanya memegang gadgetnya terlalu dekat ke wajah dan bahkan lebih dekat daripada saat memegang sebuah buku. Hal ini memaksa mata untuk bekerja lebih keras dalam membaca.

Seperti dilansir medindia, Kamis (29/11/2012) cegah mata lelah karena penggunaan gadget dengan cara ini:

1. Untuk meminimalkan ketegangan pada mata, gunakan font yang mudah dibaca, misalnya verdana dengan ukuran font 12 untuk semua perangkat seperti smartphone, komputer tablet, atau laptop.

2. Menghabiskan waktu lebih dari dua jam sehari di depan komputer tablet juga dapat menyebabkan tekanan pada leher, bahu, lengan dan tangan, sehingga para ahli menyarankan untuk menggunakan komputer atau laptop untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang cukup lama.

3. Atur warna teks agar lebih gelap daripada warna latarnya agar tidak menyebabkan kelelahan pada mata ketika membaca.

4. Cahaya yang terang dan gerakan tajam dalam video game memaksa mata Anda untuk terus-menerus fokus hingga menyebabkan kelelahan mata. Oleh karena itu, jangan berlama-lama main game dengan gadget Anda.

5. Memandang ke kejauhan selama 10 detik setiap 10 menit melihat layar, menggunakan pelindung layar yang anti-silau, lebih sering berkedip dan jangan memposisikan layar gadget sejajar dengan mata agar mata tidak mudah lelah. (nvt/nvt)

Beras Jagung “Sehat” ™ *

Dibanding beras merah atau biji-bijian, nasi putih memang lebih nikmat. Tapi para ahli menemukan orang yang makan nasi putih dari waktu ke waktu memiliki tekanan darah yang tinggi, peningkatan kadar gula dan lemak berbahaya dalam darah, serta rendahnya kadar kolesterol baik.


Faktor-faktor yang ikut menyertainya lagi adalah lingkar pinggang yang melebar. Semua elemen dari sindrom metabolik tersebut merupakan faktor risiko utama terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

“Beras sangat mudah diubah menjadi gula oleh tubuh. Bandingkan dengan biji-bijian yang mengandung serat lebih banyak dan memiliki indeks glikemik rendah,” kata Frank Hu, profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health di Boston seperti dilansir dari Foxnews, Minggu (4/9/2011)

Dalam penelitiannya terhadap 1.900 pria dan wanita di Kostarika, Hu dan peneliti lain menemukan bahwa orang yang secara teratur menukar satu porsi nasi putih dengan biji-bijian memiliki 35 persen risiko lebih rendah dari gejala-gejala pemicu diabetes.

Orang yang makan setidaknya dua porsi biji-bijian (kacang-kacangan) sebagai pengganti setiap porsi nasi putih cenderung berisiko lebih rendah untuk terkena sindrom metabolik. Risiko penurunan terkena sindrom metabolik sebesar 35 persen itu dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Partisipan yang ikut dalam studi antara tahun 1994 dan 2004, pada awal penelitiannya tidak ada yang menderita diabetes. Kostarika kini menjadi negara yang tingkat risiko diabetesnya tinggi karena meningkatnya konsumsi nasi putih dan turunnya asupan karbohidrat dari biji-bijian.

Hu juga mencatat data dari Departemen Pertanian AS, bahwa konsumsi beras di Amerika meningkat dari 9,5 pound per orang di tahun 1980 menjadi 21 pound per orang di tahun 2008. Sedangkan konsumsi biji-bijian jauh lebih rendah yakni sekitar 7 pound per orang.

“Ini adalah tren yang buruk jika orang lebih banyak makan nasi putih ketimbang nasi merah. Satu porsi nasi putih seperti makan permen, yang serat dan nutrisinya rendah. Tren seperti ini akan memiliki efek jangka panjang pada sistem metabolik tubuh,” kata Hu.

Hu menyarankan agar mulai mengurangi nasi putih dan menggantinya dengan nasi merah, kacang-kacangan atau biji-bijian untuk mendapatkan sumber karbohidrat yang memiliki kadar gula yang lebih rendah.

Nasi putih termasuk karbohidrat sederhana yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Tapi karbohidrat sederhana tidak bisa menyimpan cadangan glikogen.

Sebaliknya jenis karbohidrat seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum, nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang kadar gulanya rendah dan menahan kenyang lebih lama hingga 6 jam.

Karbohidrat kompleks ini bisa disimpan di liver dan otot sebagai glikogen (zat sebelum menjadi glukosa). Jika tubuh kekurangan energi, cadangan glikogen inilah yang akan dipecah menjadi glukosa sebagai sumber energi.

Karbohidrat kompleks mengandung lebih sedikit gula tapi lebih tinggi serat, sehingga justru memberi lebih banyak manfaat, baik bagi wanita, pria maupun anak-anak.

Beras yang mengandung indeks glikemik di atas angka 70 sebaiknya dihindari. Tapi sayangnya beras-beras yang dijual di Indonesia kadang tidak diketahui kadar IG-nya. Biasanya orang menandakan beras yang putih bersih dan nikmat sebagai beras yang lebih tinggi kalorinya, karena kulit beras yang mengandung karbohidrat kompleksnya sudah hilang.

Indeks glikemik (IG) adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar gula darahnya, skala yang digunakan adalah 0-100. Indeks glikemik disebut rendah jika berada di skala kurang dari 50, indeks glikemik sedang jika nilainya 50-70 dan indeks glikemik tinggi jika angkanya di atas 70.

Sumber: Rumahdiabetes

* Beras Jagung "Sehat" tersedia di Kios Zafira - Aneka Camilan dan Minuman (Retail dan Grosir), Pasar KITA Kios No. K19/1 (Pintu Utama Sebelah Utara), Jl. Raya Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan.Tel. 021-37776935.
Oleh Rahma Lillahi Sativa - detikHealth

Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Otak merupakan organ utama yang mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Jika otak Anda sehat maka hal itu akan mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu. Oleh karena itu agar tetap sehat maka otak harus diberi makanan yang sehat pula.

Kalau soal makanan otak, biasanya orang-orang cenderung memilih bluberi, bayam atau makanan yang kaya asam lemak omega 3. Namun tahukah Anda bahwa ada jenis makanan lain yang bisa mendorong kemampuan otak sekaligus melindunginya dari berbagai penyakit?

Agar tak penasaran, cek 5 makanan baru untuk otak seperti dikutip dari menshealth, Kamis (19/7/2012) berikut ini.

1. Bawang

Dalam sebuah studi yang baru saja dipublikasikan dalam jurnal Nutrition, peneliti memberi makan sejumlah tikus dengan makanan biasa dan beberapa tikus lainnya dengan makanan yang diberi suplemen ekstrak bawang.

Lalu ketika peneliti menginduksikan penyakit stroke ke dalam seluruh tubuh tikus maka kelompok tikus yang diberi makan bawang secara signifikan menderita kerusakan otak lebih sedikit dibandingkan kelompok satunya.

Alasannya adalah adanya enzim antioksidan seperti catalase dan glutathione peroxidase yang terkandung di dalam bawang. Kedua antioksidan ini mampu menghambat pembentukan radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS), senyawa yang dapat merusak pelindung otak selama terjadinya stroke.

2. Telur

Kolin, zat gizi yang ditemukan di dalam telur, daging ayam dan kidney bean (kacang merah besar) bisa melindungi otak seiring dengan pertambahan usia orang yang memakannya. Hal ini dikemukakan dalam sebuah studi yang dipublikasikan tahun lalu di American Journal of Clinical Nutrition.

Dari hampir 1.400 partisipan dewasa yang diamati, peneliti menemukan bahwa orang yang asupan kolinnya tertinggi menunjukkan performa yang lebih baik dalam tes daya ingat dan tidak cenderung memunculkan gejala-gejala penyakit pembuluh darah di dalam otak yang dapat berkontribusi terhadap demensia.

Kolin juga dibutuhkan untuk membuat salah satu jenis neurotransmitter yaitu asetilkolin yang memainkan peranan penting dalam memelihara kesehatan memori dan otak. Jumlah kolin yang direkomendasikan bagi pria adalah 550 miligram perhari atau sama dengan lima telur rebus.

3. Kopi

Menurut peneliti dari University of South Florida, AS, kopi berkafein bisa membantu melindungi otak Anda dari penyakit Alzheimer. Dalam studi ini, peneliti memberi makan sejumlah tikus yang sengaja dibiakkan mengidap penyakit Alzheimer dengan kopi berkafein, kopi bebas kafein atau kafein saja. Peneliti menemukan bahwa asupan kopi rutin meningkatkan kadar hormon pendorong kemampuan otak (granulocyte colony stimulating factor/GM-CSF) yang mampu mengurangi gejala-gejala penyakit Alzheimer pada tikus-tikus tersebut. Hormon ini juga memicu produksi neuron-neuron baru dan menciptakan koneksi antarneuron. Kunci untuk mendapatkan manfaat ini adalah jumlah kopi yang Anda minum dan untuk itu Anda memerlukan empat cangkir kopi setiap harinya.

4. Jeruk 

Orang yang makan dua jeruk atau lebih setiap harinya selama 14 tahun berisiko terserang penyakit stroke 10 persen lebih rendah dibandingkan dengan orang yang makan jeruk kurang dari 2 buah setiap harinya. Hal ini diungkap sebuah studi pada tahun 2012 yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke.

Manfaat ini didapatkan berkat adanya senyawa khusus yang ditemukan pada jeruk dan anggur bernama flavonoid. Senyawa ini dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan memiliki efek anti-peradangan sehingga risiko stroke yang terjadi akibat pembekuan darah bisa berkurang.

Untuk mendapatkan manfaatnya, makanlah buah jeruk secara utuh. Jika dijus, biasanya jeruk akan ditambah dengan gula sehingga mengurangi optimalisasi pemanfaatannya.

5. Anggur

Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2011 yang dilaporkan dalam Journal of Alzheimer's Disease, kandungan dalam biji anggur bisa membantu melawan penyakit Alzheimer. Peneliti menemukan bahwa ekstrak biji anggur merah secara signifikan mampu mengurangi kadar protein yang berkontribusi terhadap perkembangan penyakit tersebut pada tikus.(ir/ir)

Sumber
Oleh Linda Mayasari - detikHealth

(Foto: ThinkStock)

Jakarta, Sekitar 60 persen tubuh seseorang terdiri dari air atau sebanyak 11 galon. Air sangat penting untuk setiap sel tubuh, sehingga tidak mengherankan jika penelitian terbaru menemukan bahwa air mampu membuat daya pikir Anda lebih tajam.

Para ilmuwan mengemukakan penemuannya tersebut dalam British Psychological Society Annual Conference di London, bahwa mahasiswa yang membawa air dan meminumnya ketika ujian dapat memperoleh nilai ujian yang lebih tinggi dibanding rekan-rekannya yang tidak membawa air minum.

Peneliti berhipotesis bahwa air minum dapat meningkatkan pemikiran siswa, membantu agar tetap tenang dan meredam kecemasan yang dapat menghambat kinerja ketika mengerjakan ujian.

Penelitian lain juga menyatakan bahwa tubuh yang terhidrasi atau mendapatkan asupan air yang cukup dapat membuat memori lebih tajam, suasana hati yang stabil dan motivasi yang kuat, sehingga dapat menyelesaikan masalah dengan mudah.

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya mempengaruhi otak Anda tetapi juga memberikan keuntungan lain.

Berikut manfaat tubuh yang terhidrasi, seperti dikutip dari eatingwell, Selasa (3/7/2012) antara lain:

1. Mencegah mulut kering

Minum cukup air dapat mencegah mulut Anda dari perasaan kering. Mulut kering dapat menyebabkan bau mulut, bahkan dapat mempromosikan gigi berlubang.

2. Meningkatkan kesehatan jantung

Dehidrasi menurunkan volume darah Anda, sehingga jantung Anda harus bekerja lebih keras untuk memompa darah yang jumlahnya sedikit agar dapat mencukupi kebutuhan oksigen pada sel-sel tubuh. Dengan minum air yang cukup, jantung dapat bekerja sebagaimana mestinya.

3. Menjaga suhu tubuh

Tubuh Anda melepaskan panas dengan memperluas pembuluh darah dekat permukaan kulit. Sehingga aliran darah yang lebih banyak dapat menghamburkan panas yang lebih banyak juga ke udara.

Oleh karena itu, agar suhu tubuh tidak menjadi panas karena aktivitas pembuluh darah dekat permukaan kulit tersebut, Anda perlu memenuhi kebutuhan tubuh akan air.

4. Otot dan sendi dapat bekerja lebih baik

Bila Anda terhidrasi dengan baik, air yang berada di dalam dan di luar sel-sel otot berkontraksi untuk memberikan nutrisi dan membuang limbah pada otot. Air juga penting untuk pelumas sendi.

5. Membuat kulit lebih lentur

Ketika seseorang menderita dehidrasi parah, kulitnya cenderung kurang elastis. Kondisi ini berbeda dengan kekeringan kulit karena sabun, air panas dan paparan kering udara.

6. Membersihkan racun dari tubuh Anda

Ginjal Anda membutuhkan air untuk menyaring limbah dalam darah dan mengeluarkannya dalam bentuk urin. Menjaga agar tubuh tetap terhidrasi juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih dan batu ginjal.

Jika Anda menderita dehidrasi parah, ginjal mungkin akan berhenti bekerja dan menyebabkan racun berkembang dalam tubuh Anda. (ir/ir)

Sumber
Putro Agus Harnowo - detikHealth

(Foto: thinkstock)

California, Membaca buku dan bermain teka-teki telah diketahui menurunkan kemungkinan terserang penyakit Alzheimer. Sebuah penelitian baru-baru ini mungkin menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi. Ternyata kegiatan tersebut mengurangi akumulasi protein berbahaya di otak.

Dalam penelitian tersebut, lansia yang mengaku melakukan kegiatan yang merangsang mental sepanjang hidupnya memiliki sedikit simpanan beta-amyloid, yakni protein yang khas dimiliki penderita Alzheimer. Temuan itu terlepas dari jenis kelamin peserta atau lama pendidikannya.

"Temuan menunjukkan bahwa terapi kognitif yang merangsang otak dapat memperlambat perkembangan penyakit ini, jika diterapkan sebelum gejala muncul," kata peneliti William Jagust, profesor di University of California, Berkeley Helen Wills Neuroscience Institute.

Para peneliti telah memahami bahwa Alzheimer adalah penyakit kompleks yang memiliki lebih dari satu penyebab. Penelitian itu telah dipublikasikan dalam jurnal Archives of Neurology.

Para peneliti meminta 65 orang dewasa yang sehat mental berusia 60 ke atas untuk menilai seberapa sering mereka melakukan kegiatan yang mengasah kemampuan mental seperti pergi ke perpustakaan, membaca buku atau koran dan menulis surat atau email.

Para peserta juga diberi tes untuk menilai daya ingat dan kemampuan mental lainnya, serta menerima scan positron emission tomography (PET) menggunakan senyawa baru yang dikembangkan untuk memvisualisasikan protein amiloid. Scan otak dari para peserta ini kemudian dibandingkan dengan 10 pasien yang didiagnosis dengan penyakit Alzheimer dan 11 orang sehat berusia 20-an.

Para peneliti menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas mental yang tinggi selama seumur hidup dengan kadar PET yang lebih rendah. Lansia dengan jumlah aktivitas mental tertinggi seumur hidupnya juga memiliki tingkat amiloid yang sebanding dengan orang muda. Sebaliknya, orang dewasa yang melaporkan tingkat aktivitas mental terendah memiliki tingkat amiloid sebanding dengan pasien penyakit Alzheimer.

"Data kami menunjukkan bahwa orang yang seumur hidupnya terlibat dalam aktivitas mental memiliki efek lebih besar daripada orang yang hanya aktif mentalnya di usia yang tua," kata rekan peneliti, Susan Landau seperti dilansir myhealthnewsdaily, Rabu (25/1/2012).

Namun, para peneliti mengatakan tidak ada ruginya untuk melatih otak di kemudian hari. Para peneliti mencatat bahwa penumpukan amiloid juga dapat dipengaruhi oleh gen dan penuaan. Satu sepertiga peserta penelitian yang berusia 60 tahun ke atas memiliki beberapa penyimpanan amiloid dalam otaknya, tapi beberapa di antaranya masih banyak yang dapat membaca dan menulis dengan baik. (pah/ir)

Sumber
Oleh AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Proses penuaan bisa membuat volume otak mengecil karena sebagian selnya akan mati atau mulai mengalami kerusakan. Beberapa kebiasaan buruk bisa membuat proses tersebut terjadi lebih cepat, sehingga volume otak menyusut sejak masih muda.

Hal-hal sepele yang sering diabaikan seperti misalnya tidak sarapan, rupanya sangat berpengaruh terhadap fungsi otak. Begitu juga dengan kebiasaan-kebiasaan yang kadang tidak terlalu diperhatikan, mulai dari kurang tidur hingga jarang bicara.

Selengkapnya, kebiasaan-kebiasaan buruk yang membuat volume otak menyusut adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Healthmad, Rabu (14/3/2012).

1. Tidak sarapan

Sarapan di pagi hari penting untuk menjaga kadar gula darah, yang dibutuhkan agar otak bisa bekerja dengan baik. Kadar gula yang terlalu rendah bisa membuat otak kurang nutrisi lalu lama-kelamaan volumenya akan menyusut.

2. Galak

Emosi yang meledak-ledak karena terlalu mudah bereaksi bisa membuat pembuluh darah mengalami pengerasan. Jika pengerasan itu terjadi di pembuluh darah otak, maka kemampuannya akan menurun dan lama-kelamaan ukuran otak juga mengecil.

3. Merokok

Beberapa jenis penyakit degeneratif atau penyakit yang disebabkan oleh proses penuaan bisa dipercepat oleh racun-racun di dalam asap rokok. Alzheimer atau salah satu jenis kepikunan merupakan satu di antaranya.

4. Terlalu banyak gula

Otak bisa menyusut karena kekurangan gula saat tidak sarapan. Sebaliknya, terlalu banyak gula di dalam darah juga mempengaruhi penyerapan protein sehingga pertumbuhan otak terhambat.

5. Polusi udara

Untuk bisa bekerja dengan optimal, otak butuh suplai oksigen yang cukup dari udara pernapasan. Polusi udara terutama gas karbon monoksida bisa membajak fungsi sel-sel darah merah dalam mendistribusikan oksigen, sehingga fungsi otak mengalami gangguan.

6. Kurang tidur

Otak juga butuh istirahat, karena itu kualitas tidur benar-benar sangat mempengaruhi fungsi otak. Kurang tidur bisa membuat sel-sel otak lebih cepat mengalami kerusakan.

7. Tidur dengan kepala ditutup bantal

Menutupi kepala dengan bantal saat tidur berarti menghalangi pertukaran udara, sehingga gas buang karbon dioksida terhirup kembali ke paru-paru. Ruangan untuk menampung oksigen akhirnya berkurang, sehingga tidak bisa didistribusikan dengan maksimal ke otak.

8. Berpikir keras saat sedang tidak sehat

Selain saat tidur, otak juga perlu diistirahatkan saat tubuh sedang sakit. Memaksakan diri untuk berpikir keras saat sakit akan membuat otak bekerja makin tidak efisien dan akhirnya cepat rusak.

9. Jarang bicara

Percakapan yang cerdas dan berbobot sangat membantu perkembangan otak. Jika jarang digunakan untuk berdiskusi dan saling bertukar pikiran, maka otak akan tumpul dan sel-sel di dalamnya tidak berkembang.

10. Kurang dirangsang

Seperti kata pepatah, otak ibarat pisau yang harus diasah terus menerus agar tidak tumpul. Membaca buku dan mempelajari hal baru merupakan beberapa contoh rangsangan untuk menjaga otak tetap tajam, sehingga lebih awet sampai lanjut usia.(up/ir)

Sumber
Oleh Putro Agus Harnowo - detikHealth

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Jakarta - Otak menolak untuk memikirkan bentuk 4 dimensi, mekanika kuantum atau alam semesta yang tak terbatas dan sulit dimengerti. Materi abu-abu pada otak sebenarnya ahli dalam pengolahan data dari sistem indra dan pengalaman hidup sehari-hari. Namun, ada beberapa pengecualian yang mencolok.

Beberapa kebiasaan aneh dalam struktur dan fungsi otak dapat berjalan tanpa disadari oleh otak dan alam bawah radar. Seperti dilansir LiveScience, Selasa (1/5/2012), berikut adalah 5 hal sehari-hari yang secara tak terduga membuat otak jadi bingung.

1. Pintu

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Nampaknya hampir semua orang pernah berjalan ke sebuah ruangan untuk tujuan tertentu, namun tiba-tiba lupa begitu saja. Mengapa demikian? Ternyata, pintu adalah biang keladi yang harus disalahkan atas penyimpangan memori ini.

Para psikolog di University of Notre Dame menemukan bahwa melewati pintu memicu apa yang disebut dengan 'batas peristiwa' di dalam pikiran, yaitu hal yang memisahkan suatu pikiran dan kenangan dari pikiran berikutnya. Analoginya seperti keluar melalui pintu keluar setelah melihat film di bioskop.

2. Bunyi Alarm

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Bunyi alarm jam, suara sirine kebakaran atau bunyi reminder memang sangat mengganggu. Suara secara alami diciptakan oleh transfer energi dan berasal dari satu objek yang bertemu dengan objek lain, misalnya tongkat memukul drum.

Suara alarm yang mengganggu ini layaknya mobil yang bergerak dengan kecepatan 100 km/jam kemudian tiba-tiba menabrak dinding namun tak pernah berhenti. Suara ini tidak berubah dari waktu ke waktu dan tidak hilang sehingga otak bingung mengenalinya dan dari mana asalnya.

3. Foto

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Kita secara sadar melihat foto, tapi otak bawah sadar kita tidak sepenuhnya bisa memisahkan diri dari benda atau orang di dalam foto.

Penelitian menunjukkan bahwa orang jauh kurang akurat ketika melemparkan anak panah kepada foto bayi atau orang yang disukai daripada ketika melemparkan anak panah kepada Hitler atau musuhnya. Peneliti lain menemukan bahwa orang mulai berkeringat deras ketika diminta memotong foto-foto barang berharganya semasa kanak-kanak.

4. Telepon

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Seringkali kita merasa telepon bergetar di saku atau tas atau tiba-tiba memeriksa apakah ada panggilan pesan yang masuk, namun ternyata kosong. Fenomena ini disebabkan karena otak salah menyimpulkan tanda dalam upaya memahami ketidakpastian hidup.

Pada zaman prasejarah, manusia sering keliru menyangka kayu yang meliuk-liuk sebagai ular. Saat teknologi semakin maju, otak masih sering salah menafsirkan gesekan kain sebagai isyarat panggilan telepon atau SMS.

5. Roda

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Jika sering memperhatikan adegan film, kita akan melihat roda mobil seolah-olah berputar mundur. Hal ini disebabkan karena kamera mengambil gambar diam dari sebuah adegan pada tingkat yang terbatas sehingga otak mengisi kesenjangan antar gambar dengan menciptakan ilusi gerak yang berkelanjutan.

Otak kita secara efektif membuat film sendiri dari dunia luar, tetapi tidak selalu memiliki frame yang cukup cepat untuk merasakan roda berputar dengan semestinya.

Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3, Sumber 4, Sumber 5 dan Sumber 6