HIDUP memang terkadang membosankan, begitu juga saat Anda sudah berada di area kerja. Melihat boss killer, Anda lantas ciut nyali, merasa tak bernyawa bahkan terjebak di kubikel Anda bersama puluhan rekan kerja di satu lantai dan harus 'stuck' dengan ide-ide yang buntu tak juga mau keluar dari kepala.
Sepertinya Anda butuh penyegaran, dengan humor misalnya. Humor dipercaya bisa menghidupkan suasana dan menularkan gelombang energi positif ke dalam diri Anda. Asal 'guyonan segar' ini diterapkan di waktu dan situasi tepat, tak jadi masalah.
Humor yang efektif harus menyatu dengan jenis pekerjaan dan gaya di tempat kerja. Topik humor yang diangkat pun juga jangan sampai berbau SARA atau berhubungan dengan pekerjaan dan area kerja. Intinya, lelucon yang disampaikan jangan sampai menyakitkan pihak-pihak yang mendengar.
Setidaknya dengan humor, orang akan bisa menyesuaikan diri dengan perubahan dan menyadari bahwa hidup ini tidak selamanya buruk. Terpenting lagi adalah, humor yang disampaikan harus memiliki nuansa yang mengalir alami, tidak terkesan dibuat-buat dan 'garing'.
Bahkan kebanyakan pekerja setuju bahwa humor di tempat kerja memiliki efek yang menguntungkan, meski tidak semua humor itu bermuatan baik. Tantangannya adalah bagaimana menyisipkan sentilan humor yang tepat di tengah suasana yang mendadak memanas dan tegang. Ingat, bila digunakan dengan dosis tepat, humor bisa membantu Anda mencerahkan suasana kerja dan membuat semangat. (maya/CN19)
Tidak ada komentar